15/03/2020

KOTA METRO– Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) membangun Flying Fox terpanjang di Indonesia. Destinasi wisata itu berada di Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Metro Selatan.



Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta sarana wisata Flying Fox yang berlokasi di Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Metro Selatan, dapat segera dioperasikan. 

Dari data informasi yang ada, bahwa proyek Flying Fox itu di garap pihak dari Disporapar itu sendiri, pertama pembangunan pondasi flying fox, pembelian kendaraan ATV, soal pembebasan lahan  atau proses hibah tanah. Berlanjut proyek itu di TA 2018 dengan nilai Rp2 M lebih, kini mangkrak dan kondisinya tidak terawat hingga di tahun 2020 ini.

Surono salah satu warga mengatakan,” ya emang benar kondisi flying fox tersebut memang sudah lama lebih dri 1 tahun tidak digunakan hingga bangunan seperti tidak terawat ntah apa yanv menjadi kendalanya saya tidak mengetahuinya,”ungkapnya.

Surono beserta warga ditempat tersebut mengatakan “harapannya flying fox ini supaya cepat dapat dipergunakan agar dapat berimbas pada ekonomi tumbuh, mengurangi pengangguran. Jadi kita wellcome kepada siapapun untuk membuka usahanya atau berjualan disitu, tetapi harus orang Metro. Kemudian masyarakat punya hak untuk menggunakan fasilitas itu dengan ketentuan perundangan yang berlaku,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here