Purwokerto, Pro  Futsal League 2020 Grup-A kembali akan digelar akhir pekan ini Tanggal 14 hingga 15 Maret 2020, di GOR Sasana Krida, Purwokerto, Jawa Tengah. Seluruh tim dipastikan akan tampil habis-habisan untuk mempertahankan poin yang ada.

Begitu pula Giga FC yang pada pertandingan akhir pekan nanti, kembali akan bertemu dengan Halus FC Jakarta pada hari Sabtu, (14/03/2020) yang akan di siarkan langsung oleh MNC TV siang nanti, Pukul 14.00 WIB. Dan menghadapi Vamos Mataram di hari selanjutnya. Giga FC dipastikan akan menargetkan kemenangan penuh dalam 2 pertandingan terakhir, meskipun saat ini Giga sedang dilanda badai cidera.

Bagaimana tidak, Purwokerto merupakan destinasi terakhir digelarnya Pro Futsal League 2020 Grup-A. Sebelum memasuki Final Four hingga partai Puncak di Yogyakarta nanti.

Perburuan poin akan menjadi target utama bagi seluruh peserta, Sabtu dan Minggu besok. Tidak terkec uali untuk tim-tim yang hingga saat ini masih berjuang di bawah, agar terhindar dari jurang degradasi, seperti Bjl 2000 Semarang, Kato Jek berau, Futsal 35 Bandung, dan juga Halus FC Jakarta.

Meski sedang pesakitan di klasmen terbawah akibat dari kesulitan mendulang poin, namun ke empat tim ini siap berubah menjadi predator pencari mangsa, demi berburu poin maksimal untuk menyelamatkan diri dari mimpi buruk dan Kuburan bagi para tim-tim Profesional, yakni  Liga Nusantara.

Lalu bagaimana dengan Wakil Lampung, Giga FC Kota Metro?

Head Coach Giga FC, Wahyudin Kocoy menargetkan untuk menyapu bersih 2 pertandingan sisa, akhir pekan nanti. Si Biru kembali akan di uji oleh sang rival asal Jakarta, Yakni Halus FC.

“Target kita tentu memenangkan sisa pertandingan yang ada”, ungkap Kocoy saat dihubungi melalui pesan singkat.

Namun begitu, tim pelatih harus segera memutar otak untuk menyusun strategi kemenangan akhir pekan nanti. Pasalnya Giga FC yang saat ini masih kokoh di peringka ke tiga klasemen, tengah dilanda badai cidera.

Ade Andyka yang hampir separuh musim tak dapat membela Giga  FC akibat cidera berat yang dideritanya, belum juga menunjukan tanda-tanda kesembuhan dari cidera lututnya. Sejak beberapa waktu lalu, pelatih telah memprediksi, pemain asal Sumatera Barat tersebut, dipastikan tidak bisa tampil hingga Liga berakhir.

Selanjutnya Afif Tamimy, pemain paling senior baik di tim Giga FC maupun di Liga tersebut, dipastikan juga tidak akan memperkuat Giga FC, cidera lutut  yang dia derita membuatnya menepi dan harus ber istirahat hingga 3 bulan kedepan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sport Therapyst Giga  FC Kota Metro, yakni Rahadian Eko Yudstiro. Tiro sapaan akrab pria ini mengungkapkan bahwa, kedua pemain ini menderita cidera yang cukup berat, sehingga memaksa mereka untuk tetap  berada di bangku penonton. Pasalnya cidera yang mereka alami cukup serius, dan harus menjalani beberapa metode penyembuhan hingga 6 bulan kedepan.

“Ya, Ade Andyka Cidera Lutut. Dia di diagnosis menderita cidera ACL Tears dan Meniscus Tears” ungkap Tiro, saat dihubungi Media pagi tadi (13/03/2020).

“Ade butuh terapi dan rehab olahraga, selama kurang lebih 3-6 bulan kedepan dengan kategori cidera berat”, tambah therapist asal Bandar Jaya, Lampung tengah tersebut.

Tidak berbeda jauh dengan Ade, Afif Tamimy pun menderita cidera serupa. Afif di diagnosis menderita cidera Meniscus Tears, namun sedikit lebih ringan dibandingkan dengan Ade Andyka.

“Afif cidera lutut, dugaan Meniscus Tears, butuh terapi dan rehab olahraga, selama 2 minggu hingga 3 bulan kedepan, kategori cidera sedang”, terang Tiro.

Selain kedua pemain tersbut, ada Hasriyadi dan Ismail yang menyusul, dengan masing-masing menerima cidera yang sama yakni MCL dan Meniscus Tears. Dengan kategori cidera sedang, namun kedua pemain tersebut akan dicoba untuk dipasang di 2 pertandingan sisa.

“Hasriyadi cidera sedang, dugaan MCL Tears. Namun akan di coba bertanding di Purwokerto, sedangkan ismail masuk kategori cidera ringan dan dipastikan main di 2 pertandingan sisa”, pungkas Ttiro.

“Kondisi tim saat ini, ada beberapa pemain yang cidera. Dan kemungkinan tidak bisa main maksimal, tapi kita akan coba maksimalkan situasi dan kondisi yang ada saat ini”, Ungnkap Kocoy, menambahkan.

Tentu bukan pekan yang mudah apabila melihat kondisi tim saat ini, melihat kedua lawan yang akan dihadapi memiliki motifasi dan keistimewaan masing-masing. Terutama Halus FC Jakarta, meskipun di pertemuan pertama, mereka harus takluk oleh Giga.

Bambang Bayu Saptaji C S, yang pada pertemuan pertama di Jakarta lalu harus di permalukan Giga di depan publik sendiri, tentu tak ingin kembali masuk kedalam lubang yang sama.

Halus yang dibesut oleh Wahyu Trianto, tentu berhasrat untuk membalas kekalahan dikandang mereka, pada 19 Januari lalu, yang cukup dramatis. Sekaligus dengan tujuan utama, yakni menyelamatkann posisi mereka dari intaian musuh-musuh utama, di klasemen terbawah.

Meski perkasa, di kalsemen hingga saat ini, Giga FC harus tetap waspada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here