Italia,Hari ini bagaikan kota mati, setelah virus corona yang menyebar luas secara cepat di negara pizza tersebut. Bahkan pemerintah italia telah menghentikan segala aktifitas diluar rumah, hingga berimbas pada dihentikanya liga serie a, italia.

Bagai mana tidak, kasus penyebar luasan virus hingga hari ini,  (10/3/2020), telah menewaskan lebih dari 463 orang warga negara italia.

Perdana Menteri (PM) Italia, Giuseppe Conte, memperluas langkah-langkah untuk mencegah penyebaran wabah Virus Corona di negaranya. PM Conte meminta seluruh warganya untuk ‘tetap tinggal di rumah’ dan melarang pertemuan publik, serta pertandingan sepakbola Serie A.

Jumlah total kasus virus corona di negara ini dilaporkan bertambah menjadi 9.172 kasus. Dengan demikian, Italia menjadi negara kedua di dunia dengan jumlah kasus dan jumlah kematian terbanyak akibat virus corona setelah China daratan.

Italia telah meng-isolasi wilyah bagian utara, yakni Milan dan venice, untuk menghambat penyebar luasan corona  yang menjadi pusat penyebaran wabah ini. Jumlah korban meninggal di Milan, yang masuk wilayah Lombardy yang terdampak virus corona terparah, mengalami lonjakan 25 persen dalam sehari menjadi 333 orang.

Klub besar AC Milan pun mendapatkan dampaknya, tim berjuluk i rosonerri ini, berusaha melawan dampak virus corona dengan menyumbang banyak uang guna mengatasi virus mematikan tersebut.

Dilansir situs resmi klub, Milan menyumbang uang sebesar 250 ribu euro atau sekitar Rp 4 miliar kepada badan darurat kesehatan di Lombardi, yang menjadi wilayah cukup parah terpapar virus corona.

CEO Milan, Ivan Gazidis menyebut kehidupan lebih penting dari sepakbola. Maka dari itu, Rossoneri berusaha membantu sebisa mungkin melawan virus corona.

“Dalam hidup, ada yang lebih penting dari sepakbola. Kesehatan dan keamanan seseorang yang dekat dengan kami adalah prioritas mutlak,” kata Gazidis, dalam pernyataannya.

“Milan lebih dari sekadar klub sepakbola. Milan adalah sebuah komunitas di mana kami harus saling menjaga, sebuah komunitas yang mewakili kota Milan ke seluruh dunia,” jelasnya.

Selain berdonasi, Milan juga mengembalikan uang tiket yang sudah terlanjur dibeli penonton. Sebelumnya, laga Milan vs Genoa sempat ditunda, namun pada akhirnya kembali digelar dengan tanpa dihadiri penonton.

Selain itu beberapa laga liga serie a, italia juga nerdampak sepi penonton, bahkan pertandingan besar antara Juventus menghadapi Inter Milan, yang dimenangkan oleh Juve dengan skor akhir 2-0 pun, tampak sepi penonton. Stadion bak gudang kosong yang hanya di isi segelintir manusia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here