Lampung, Virus Corona telah menjadi Head Line dan topiknya sangat hangat diperbincangkan sejak Januari lalu diseluruh media dunia, Wabah Virus yang pertama kali menyerang Kota Wuhan Di China tersebut hingga saat ini telah menjangkiti 86,992 jiwa diseluruh dunia dan telah menghilangkan nyawa sebanyak 2,979 korban jiwa dan membuat Kota Wuhan menjadi kota mati.

Baca Juga: Dewan PBB Umumkan Darurat Global Virus Corona

Tidak hanya itu, Corona juga mengakibatkan matinya per-ekonomian masyarakat Wuhan. puluhan ribu warga kota dikarantina, warga dilarang keluar dari kota hingga tak dapat di izinkan untuk membuka dari pintu rumah. Virus Corona membuat Wuhan krisis pangan, dimana mereka hanya bisa mengandalkan stok terbatas yang tersedia di pasar-pasar dan mini market terdekat.

AP

Badan Kesehatan Manusia (WHO) beberapa waktu lalu mengumumkan darurat Corona (baca:Dewan PBB Umumkan Darurat Global Virus Corona) yang ternyata telah menyebar ke berbagai negara di Eropa, Asia Dan Amerika. Bahkan Indonesia pun dibikin sibuk setelah beberapa warga negara yang terjebak di Kota Wuhan secara dramatis dapat di evakuasi menuju Indonesia atas perintah Presiden Republik Indonesia langsung yakni Bpk.Joko Widodo.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan: WNI Wuhan Di Evakuasi Ke Indonesia Menggunakan Pesawat

Foto Detik

Imbas dari segala kekhawatiran akan penyebaran Virus Corona telah mempengaruhi berbagai aktifitas dunia, salah satunya dalam dunia olahraga. Corona sukses menjadi ancaman yang membuat para praktisi olahraga ketar-ketir dalam hal keamanan para atlit akan penularan dari orang ke orang.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memutuskan Jerman Open yang rencananya akan digelara pada tanggal 3-8 Maret 2020 sebagai salah satu gelaran dunia yang secara resmi dibatalkan pada Rabu,(26/02), hal tersebut dilakukan demi pertimbangan keselamatan baik pemain dan juga para praktisi bulutangkis yang terlibat dalam gelaran ini.

Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto mengakui ada kerugian finansial akibat pembatalan tersebut. Namun PBSI juga memahami kesehatan lebih utama.

“Semua kan sudah dipesan tiket pesawat, hotel, dan lain-lain. Tapi tolong diingat bahwa yang mengalami ini bukan hanya kami, semua juga terkena masalah yang sama,” kata Budi kepada, Sabtu (29/2/2020).

“Tapi yang paling penting, kami concern dengan keselamatan pemain kami. Itu yang menjadi fokus utama kami dari semuanya,” sambungnya.

Formula 1 GP China Batal digelar

Selain Bulutangkis, Corona juga dianggap menjadi ancaman bagi gelaran Formula 1, balapan jet darat yang rencananya akan digelar pada 14-17 April di China tepatnya di Sirkuit Shanghai tersebut resmi di tunda FIA selaku badan tertingi balap otomotif dunia resmi meminta pengunduran jadwal dengan melihat perkembangan lebih lanjut.

Dikutip dari situs resmi F1, Promotor GP China, Juss Sports Grup yakni Steven Ledd meminta penundaan setelah melakukan diskusi dengan Federasi Otomotif China (CAMF) dan Shanghai Administration of Sports. “Kami menantikan untuk bisa kembali berlaga di CHina secepat mungkin. Kami berharap yang terbaik bagi semua orang yang ada di negara tersebut pada momen sulit ini.”

Sempat Dibatalkan, Moto GP Qatar tetap Digelar

Berbeda dengan F1, balap motor dunia yaitu Moto GP akan tetap digear dengan jadwal semula, Balapan yang akan digelar perdana di Sirkuit Losail Qatar tetap akan digelar pada (08/03) mendatang. Dorna sebagai penyelenggara tetap bersikeras untuk menyelenggarakan balap motor tercepat di dunia tersebut meski ditengah penyebaran Virus Corona di dunia meski awalnya, gelaran sempat telah diputuskan untuk batal digelar.

Dikutip dari Crash, Ootoritas Qatar yang sebelumnya telah menghapus visa on arrival luar negeri dari negara Italia dan Jepang telah memberikan keringanan untuk para rider Italia dan jepang serta Crew yang akan datang ke Qatar mengingat banyaknya pabrikan yang datang dari kedua negara tersebut dengan syarata bahwa para crew dan pembalap yang datang harus memenuhi syarat kesehetan dengan tes suhu tubuh dan beberapa syarat ketat lainya.

“Penumpang akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan jika itu di luar normal, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit. Mereka baru bisa bebas keluar dalam 12 hingga 48 jam (maksimal), jika mereka tidak terinfeksi dengan Virus Corona,” Crash.

selain itu masih ada beberapa cabang olahraga yang terancam batal digelar seperti, Turnamen Tennis Swiss Open, All England, PGA Golf Series- China, Liga Champion Asia babak penyeisihan di China,AFC Futsal ChampionshipTurkmenistan, hingga Olimpiade Tokyo 2020 terancam batal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here