Dulunya idola sekarang dilupa, kalimat ini mengingatkan kita akan sebuah kenangan dimana jaman belum secanggih saat ini, pada Thn 1990an Angkot (angkutan Kota) adalah idola, yang mana setiap harinya selalu kita nantikan keberadaanya bahkan kitapun berebut untuk menaikinya.



Semakin tingginya tingkat kepemilikan kendaraan pribadi serta maraknya layanan transportasi berbasis teknologi menggerus keberadaan angkutan kota (angkot) di Kota Metro. Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Metro, keberadaan angkutan kota perlahan menghilang dan bahkan saat ini telah punah. Fenomena ini telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Metro (Kadishub), zulpikri memaparkan, keberadaan angkutan kota di Metro ini sudah hampir punah sejak 5 Tahun lalu, Ia menyebut, penyebab utama menghilangnya angkot di Kota Metro ini lantaran banyaknya masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi.



Keberadaan angkutan kota yang semakin digerus teknologi ini menyisakan PR tersendiri bagi Dishub Kota Metro. Mengingat banyak pula masyarakat yang berprofesi sebagai sopir angkot.

Terpisah, salah seorang sopir angkot, yang masih beroperasi, Ijal mengatakan jumlah penumpang yang dapat ia angkut tiap harinya tidak menentu, Pihaknya cukup kesulitan untuk mencari penumpang, Para pengemudi angkot saat ini menurut Ijal hanya sekedar bertahan saja, dan banyak pula kawan – kawan saya yang beralih profesi atau ikut bergabung dengan angkutan online tutur,”ijal.



Nasi sudah menjadi bubur, kemajuan tekhnologi mempermudah masyrakat untuk beraktifitas, angkot bila tidak bisa diselamatkan keberadaanya, mungkin akan menjadi sejarah yang akan di ceritakan kepada anak cucu kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here