Foto Istimewa

Lampung, Kasus penyiraman air keras yang di alami oleh salah satu penyidik senior KPK yakni Novel Baswedan telah menemui titik terang, setelah pada Desember 2019 lalu Polisi telah menangkap 2 pelaku terduga penyiraman air keras terhadap Polisi berpangkat Komisaris tersebut, kini kasus Novel telah memasuki babak baru.

Polisi berencana menggelar rekonstruksi terhadap kasus penyiraman tersebut, dan rencananaya akan dilakukan tepat didepan rumah Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Berdasarkan surat Polda Metro Jaya, Nomor: S.pgl//1122/II/2020/Ditreskrimum, polisi juga akan mengikut sertakan Novel Baswedan pada saat gelar rekonstruksi perkara.

Rekonstruksi sendiri akan dilaksanakan Jum’at, 07-02-2020, Pkl.03.00 WIB, atau dalam 1 jam kedepan semenjak berita ini di angkat. Dilansir dari CNN News, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono membenarkan rekonstruksi perkara yang akan digelar waktu subuh nanti, “Ya, betul. Ada rekonstruksi kasus Novel.”, Ungkapnya saat dihubungi, Kamis (06/02) malam.

Kasus yang terjadi pada 11 April 2017 ini, akhirnya menemui titik terang setelah Polisi membuka identitas para pelaku yang ternyata adalah 2 anggota Polisi aktif. Dua orang yang diketahui bernama Rahmat Kadir dan Ronny Bugis teratangkap pada Desember 2019. Keduanya dijerat pasal 170 KUHP subsider 351 ayat 2 KUHP tentang perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan diancam pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here