Foto Detik

Batam, Warga Negara Indonesia (WNI) Yang berada di Kota Wuhan China, akhirnya di Evakuasi untuk dibawa kembali Pulang Ke Indonesia melalui sebuah misi yang diperintahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bpk. H. Joko Widodo.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Indonesia (Menkes) Terawan Agus Putranto mengungkapkan bahwa, sebelum Evakuasi tersebut sudah dilakukan beberapa tahapan-tahapan yang dilalui untuk memastikan bahwa WNI yang akan dievakusi dari Wuhan berstatus sehat.

“Sudah dilakukan screening dan clearing di sana,” ungkap Kemenkes saat ditemui di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (1/2).

Foto Detik

Presiden Republik Indonesia Bpk. Joko Widodo melalui Akun Instagramnya juga mengapresiasi pemulangan sebanyak 250 orang Warga Negara Indonesia yang terjebak di Wuhan, akibat dari wabah Virus Corona yang hingga saat ini berstatus Waspada Global dan sudah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia sebagai kejadian luar biasa.

AP

“Misi penjemputan ini adalah misi yang sangat mulia, yang akan dijalankan dengan penuh kedisiplinan. Dalam pesawat penjemput ini, kita juga mengirimkan berbagai peralatan untuk pemerintah Tiongkok melalui Hubei Charity Foundation, seperti masker dan surgical unit,” Ungkap Bpk. Jokowi melalui Akun Instagramnya.

Hingga berita ini diturunkan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang di evakuasi dari Wuhan, China telah berada di Bandara Hang Nadim, Batam (02/02). Setelah dari Batam, WNI kembali akan melalui perjalanan Udara menggunakan Pesawat TNI Angkatan Udara (AU) untuk segera diberangkatkan menuju Pulau Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

WNI tiba di Indonesia tepat Pkl, 08.50 WIB dengan menggunakan Pesawat Batik Air, bersama tim Medis dari Kementerian Kesehatan dibantu dengan medis dari otoritas Bandara juga ikut melakukan evakuasi menuju Pesawat TNI AU, yang setelahnya akan dibawa langsung menuju Hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, untuk diobservasi.

“Persiapan (hanggar) sudah on proses, soalnya orang bekerja banyak banget, sudah dibersihin, diyakinkan semua berfungsi, AC-nya berfungsi, lampu (sudah) di-cekin,” ujar Sekretaris Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Achmad Yurianto saat dihubungi, Sabtu (2/2).

(Sumber: Detik News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here