Makasar, Pro Futsal League (PFL) 2020, telah menyelesaikan seluruh pertandingan pekan ke Empat siang kemarin 01-02 Februari 2020 yang berlangsung di GOR Sudiang Kota Makasar, Sulawesi Selatan .

Hasil minor menghinggapi salah satu tim peserta asal Lampung Giga FC, anak-anak Kota Metro harus menelan pil pahit setelah tak mampu membawa sebiji poin pun untuk dibawa pulang ke Lampung saat bertandang ke Makasar 01-02 Februari 2020 siang kemarin dalam lanjutan Liga Futsal Profesional.

Bagai mana tidak, 2 pertandingan yang mereka jalani antara lain menghadapi Sang Juara bertahan Vamos FC Mataram dan tim tuan rumah MAS Young Rior Luwu Utara harus berakhir dengan hasil kekalahan. Giga FC yang ditargetkan untuk lolos Final Four musim 2020 ini pun harus menerima posisinya digeser diklasemen sementara Pro Futsal oleh tim yang sudah mengalahkan mereka siang hari kemarin (02/02) tepat Pkl.13.00 WIB oleh MAS Young Rior dengan skor akhir 4-3.

Giga FC terpaksa harus turun peringkat klasemen, yang mulanya berada di posisi ke tiga klasemen, namun akibat dari 2 kekalahan di dua pertandingan terakhir Refani CS harus rela turun di peringkat ke empat klasemen sementara dengan poin 12, sementara di posisi pertama masih kokoh di puncak klasemen yakni Balck Steel Manokwari dengan poin 22, disusul Vamos FC Mataram dengan poin 18 dan Mas Young Rior di posisi ke tiga dengan poin 14.

Foto By: Giga FC

Pada seri Makasar ini yang menjadi satu catatan, dimana tidak ditampilkanya salah satu pemain andalan Giga FC yakni Ade Andyka, Anchor berpengalaman dengan ban kapten utama selalu melekat di lenganya, Ade Andyka yang tak tampil akibat dari Cidera Kaki yang dia derita ketika Pagelaran PFL 2020 Seri Jakarta beberapa waktu lalu, akibat dari cidera saat pertandigan menghadapai Balck Steel Manokwari.

Kala itu Giga FC Dipaksa menyerah 0-3 oleh tim asal Papua Barat tersebut, sementara sang Kapten harus menepi akibat cidera yang ia derita. Namun pada pertandingan selanjutnya Giga FC justru mampu memenangkan pertandingan saat menghadapi tuan rumah Halus FC Jakarta, meskipun dengan susah payah dibawah intimidasi dari para penonton pendukung tuan rumah, namun Giga FC pada akhirnya mampu menang pertandingan penuh drama tersebut dengan skor akhir 4-5 dengan tanpa hadirnya sang kapten didalam lapangan.

Namun di pekan ke empat ini dampaknya baru terasa, dimana jasa sang pemain belakang tersebut sangat dibutuhan untuk melapis Andriyana dan Ismail yang merupakan pemain baru bagi squad Lampung, meski begitu tim pelatih tetap mengapresiasi kerja sama tim yang sudah dilakukan, namun Pelatih kepala menyoroti Pergerakan Iindividu dari beberapa pemain yang harus segera di evaluasi sekembalinya tim menuju Lampung.

“2 Pertandingan dengan hasil yang sangat mengecewakan kita semua, Dari segi permainan secara tim semua tidak ada masalah. Justru Dari hal-hal Individu yang sudah kita evaluasi namun harus segera kita perbaiki bersama”, Ungkap Pelatih Kepala Giga FC Wahyudin Kocoy.

“Untuk penampilan pemain masih bisa jauh lebih baik dari dua pertandingan ini, Ade Andyka juga direncanakan akan kembali bergabung dalam latihan pada selesa besok (04/02), Tidak adanya Ade Andyka di seri ini tentu berpengaruh, tapi tidak selamanya kita hanya bergantung dengan satu atau dua pemain”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here